Remeh Temeh Admin


Engineer, sales, planning, kalau ketemu orang-orang yang bergerak di bidang itu, rasanya selalu berkomentar ribet untuk urusan administratif. Tapi sebelnya, nanti sewaktu-waktu, pasti dia akan ngejar-ngejar admin untuk tanya dokumen A, B, C yang pernah terbit atau pernah masuk ke dia.

Di website lowongan kerja, range gaji yang ditawarkan untuk posisi admin atau clerical juga ga terlalu tinggi dibandingkan dengan posisi lain. Prasyarat akademis pun cukup D3.

Seorang teman juga pernah meng-interview kandidat untuk tim adminnya. Teman itu sudah wanti-wanti ke kandidatnya yang tamatan S2 ini, bahwa pekerjaan yang akan dilakukan adalah pekerjaan yang sangat clerical, yang sebenarnya level D3 juga bisa melaksanakan pekerjaan tersebut. Teman ini khawatir kalau sang kandidat bosan dengan pekerjaannya, lalu berpindah ke perusahaan lain. Untungnya, sang kandidat mau menerima pekerjaan ini. Dan setelah tiga bulan masuk kerja, sang kandidat itu masih enjoy dengan pekerjaannya.

Teman kantorku juga terang-ternag berkata (dan ini bikin aku sebel, karena aku termakan omongannya, yang menyebabkan 6 tahun aku bekerja aku tidak pernah menghargai pekerjaanku sendiri. hu..hu.. sedihnya.) bahwa pekerjaan yang aku lakukan, yaitu budget admin dan reporting tidak ada ilmunya. Temanku yang berkata ini seorang engineer di posisi manager. Jadi dia lebih menghargai hal-hal yang berhubungan sama inovasi engineering, baik itu perangkat ataupun arsitektur jaringan.

Mungkin, bagi sebagian orang proses administratif itu ribet, buang waktu, dan ga penting. Harus isi form ini itu, musti approval dari manajer, bahkan kalau perlu direktur, harus dicatat, dicopy, dll. Tapi kalau tidak ada proses ini, bagaimana record suatu output pekerjaan bisa direcall lagi? Boleh saja sih proses admin dihilangkan. Asalkan semua karyawan punya ingatan dan persepsi yang sama mengenai suatu flow pekerjaan, end to end. Bisa ngga?

Wong cuma mengingat waktu submit dokumen saja lupa-lupa inget kok, Apalagi mengingat prosedur pekerjaan yang terdokumentasi? Bisa bablas semuanya.

Hal yang lain adalah dari pencatatan isi dokumen tersebut, sebenarnya mengandung informasi penting yang bisa menjadi bahan rujukan manajemen untuk mengambil keputusan di masa depan. Percaya ga, hanya dengan data pencatatan tanggal keluar masuk dokumen, kita bisa hitung berapa SLA suatu departemen, bisa hitung KPI tiap individu, danbisa bikin SOP baru untuk membuat suatu workflow lebih efisien dan efektif.

Tapi… lagi-lagi, seringnya orang malas ngoprek-ngoprek data administratif.

Dari segi gengsi pekerjaan, mungkin admin ini terlihat pekerjaan yang membosankan. Mencatat, copy, submit dokumen, dll. Bukan pekerjaan yang menyangkut konsep. (aku juga heran, kenapa sih seorang konseptor selalu dipandang lebih cerdas dan lebih bernas omongannya dibandingkan seorang operator? Padahal bisa aja kan dia tipe NATO atau OmDo). padahal ini adalah salah. Emangnya bikin database ga dipikir konsepnya? konsep agar at anytime ingin tahu sebaran suatu data bisa langsung diambil saat itu juga, tanpa perlu memilah-milah lagi. Memangnya urusan meng-copy dokumen bukan urusan penting, dimana kita musti tau apa tujuan dokumen itu tercopy, bagaimana mencari yang efektif di antarafolder dokumen yang banyak? Belum lagi untuk issue go green, kapan perlu dokumen itu dibuat hardcopy dan kapan perlu softcopynya saja.

Dari segi karier, mungkin orang mengira karier dari admin tidak se-wah bidang lain seperti sales, engineer, atau apalah namanya. Wah, salah besar. Tengoklah Ibu Enny Hardjanto yang mengawali kariernya sebagai typist, lalu menanjak menjadi direksi Citibank, dan saat ini mengelola synergi consultant.

Jadi kesimpulannya, untuk yang bergerak di ranah admin, ubah mindset, yang tadinya menilai pekerjaan admin itu tidak penting, menjadi sama pentingnya dengan bidang lain. Dan untuk yang masih meremehkan pekerja atau pekerjaan admin, silakan pertajam otak kalian untuk mengingat semua flow pekerjaan, content dokumen, distribusi dokumen, dan hasilkan analisa sendiri dari kejadian yang telah berlalu.

Wish u all have a great carrer.

_dianti_

admin = administrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s